KPU Sumut: Meski Jumlah Lebih Besar, Pemilih Milenial Berpotensi Golput

oleh -33 views

garudaonline, Medan: Berdasarkan data KPU, dari sekitar 193 juta pemilih yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sekitar 80 juta merupakan pemilih kategori pemilih milenial.

Ini artinya pemilih dari kalangan muda atau disebut juga generasi milenial jumlahnya lebih besar pada pemilu 2019

“Jadi bisa dikatakan suara pemilih milenial sangat menentukan pada pemilu 2019,” ujar Ketua KPU Sumatera Utara, Yulhasni, Rabu (30/1/2019)

Sayangnya kata Yulhasni, meski memiliki potensi yang sangat besar dalam menentukan hasil akhir pemilu. Namun, peran pemuda atau pemilih milenial dalam berkontribusi pada pemilu masih sangat rendah. Beberapa faktor penyebabnya yakni karena mereka terdogma bahwa politik itu kotor.

“Mungkin ini karena pengalaman dari beberapa kasus dimana kepala daerah ada yang terjerat korupsi setelah terpilih. Mereka akhirnya beranggapan siapapun menang, kita gini-gini aja. Akhirnya tidak memberikan suara,” ujarnya.

KPU Sumut menurut Yulhasni terus berupaya agar stigma-stigma seperti itu bisa berubah khususnya pada kalangan pemilih milenial. Berbagia upaya terus mereka lakukan untuk memicu keinginan kalangan milenial ikut berpartisipasi memberikan suaranya pada pemilu 2019. Salah satu program yang dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi dengan menggunakan media sosial.

“Kenapa melalui media sosial, karena salah satu yang disenangi oleh kalangan milenial adalah media sosial. Lewat media sosial kita berharap mereka memahami berbagai tahapan sosialisasi pemilu,” pungkasnya. (dfnorris)

Berikan Komentar