Pengendali Narkoba dari Lapas Lubuk Pakam Dituntut Mati

oleh -508 views

garudaonline, Medan | Sang pengendali narkotika, Togiman alias Tony alias Toge dituntut mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joice Sinaga.

Ia dinilai terbukti mengendalikan narkotika jenis sabu sebanyak 21,425 kg, ekstasi sebanyak 44.849 butir dan happy five sebanyak 6.000 dari Lapas Klas IIB Lubuk Pakam, Deliserdang.

“Menuntut terdakwa Togiman alias Tony alias Toge dengan pidana mati,” tandas Joice di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (13/12/2016).

Dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Erintuah Damanik itu, JPU menilai Toge terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selain Toge, dalam kasus ini juga, JPU menuntut Mirawaty alias Achin dan suaminya, Hendy dengan pidana mati. Hanya terdakwa Agus Salim alias Mr Lim alias Alim yang dituntut selama 10 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim menunda persidangan pada Kamis (15/12) dengan agenda pembelaan dari para terdakwa. Terpisah, penasehat hukum keempat terdakwa, Ginting tak mempermasalahkan hukuman mati yang diberikan kepada ketiga kliennya.

“Sah-sah saja. Jaksa mendakwa dengan Pasal 114 saya kira sudah pas, sudah maksimal. Kita terima saja,” kata pria berjabrik ini.

Diketahui, Toge, Achin, Hendy, Alim, dan Janti ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) pada awal April 2016 lalu. Perkara ini juga melibatkan Kasat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Ichwan Lubis yang telah dicopot dari jabatannya karena terlibat.

(Endang)

Berikan Komentar