Tersangka Korupsi Pengadaan Mobil Bank Sumut Diperiksa

oleh -346 views

korupsi-ilustrasi garudaonline, Medan | Pimpinan Divisi Umum Bank Sumut, Irwan Pulungan diperiksa oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut untuk pertama kali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan 294 unit mobil dinas operasional di Bank Sumut senilai Rp 18 miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) Tahun 2013.

“Tersangka Irwan Pulungan diperiksa penyidik untuk pendalaman,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri didampingi Kasubsi Penkum, Yosgernold Tarigan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/11/2016). Dengan pemeriksaan ini, berkas perkara akan segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Sekarang tengah dilakukan pemberkasan oleh tim penyidik,” lanjut Bobbi. Setelah itu, JPU akan membuat surat dakwan untuk menyidangkan Irwan Pulungan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan.

“Berkas terus dikerjakan dan dikebut biar segera tuntas dan bisa dilimpahkan ke pengadilan,” ucap mantan Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumsel itu.

Dia menyebut, setelah Irwan Pulungan menyerahkan diri, kini pihaknya tengah fokus memburu dua tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Zulkarnain dan Direktur CV Surya Pratama, Haltatif.

“Setelah Irwan menyerahkan diri, kita tetap mencari dua tersangka lain yang masuk dalam DPO,” sebutnya.

Bobbi mengimbau kepada keduanya untuk menyerahkan diri seperti dilakukan Irwan Pulungan pada Jumat (21/10) lalu.

“Kita imbau keduanya untuk kooperatif dan menyerahkan diri. Jika mereka terus bersembunyi, hal itu akan memberatkan mereka menghadapi proses hukum nantinya,” jelas Bobbi.

Dia menegaskan, untuk‎ saat ini, Kejati Sumut sudah melakukan pencarian dan menyebar anggota untuk terus memantau keberadaan kedua buronan yang paling dicari itu.

“Anggota masih terus bekerja saat ini dilapangan untuk mencari keduanya,” tegasnya. (Endang)

Berikan Komentar